Minggu, 24 Mei 2009

Super Battle

Buat para penggila bola benjeng dan sekitarnya,pertarungan ini boleh di bilang ajang pembuktian lini depan MU atau Barca,who`s the real maestro CR7 atau messi.Sebelum jam kick off D`QUEEN,TNC,KAMPOENK ROCK,ELNUNO akan menggebrak panggung open stage di lapangan Muspika Kec Benjeng mulai jam 19.30.top 40,hip hop,hip metal,heavy metal,pop yang akan memanjakan telinga para penggila bola dan pecinta musik
di benjeng dan sekitarnya.

So,whatcu waiting for!27 mei 2009,Kartar Bina Remaja Dan KERREK (Kelompok Remaja Kreatif)punya produksi acara.Seru,Asyik yang pasti rugi banget kalau tidak ikut nimbrung. Read More...

Sabtu, 03 Januari 2009

Tahun Pembangunan Fondasi dan Menagih Janji



*)Olahraga Jawa Timur di Tahun 2009



Ram Surahman
Ram_radarsby@yahoo.com


Tak hanya peletakan fondasi, 2009 ini juga bisa berarti pekerjaan ektra bagi KONI Jatim. Pasalnya, banyak cabor yang akan menagih janji terkait dengan penyediaan fasilitas. Terutama cabor yang telah berjasa besar menjadi lumbung emas Jatim di PON Kaltim lalu. Seperti Selam, Loncat Indah dan Bola Voli.



Olahraga Jawa Timur memasuki tahun 2009 dengan penuh percaya diri. Ini tak lepas dari catatan manis pada 2008 lalu, dimana Jawa Timur dengan gemilang mampu keluar sebagai juara umum PON XVII yang digelar di Kalimantan Timur. PON yang telah disepakati sebagai puncak dari jalur pembinaan yang dilakukan selama ini, maka lewat multieven tersebut, Jatim mampu menunjukkan sebagai barometer olahraga nasional dalam kurun empat tahun terakhir.
Sukses tersebut, di satu sisi jelas menjadi sebuah kebanggaan. Setidaknya, Jatim kini ramai dikunjungi daerah lain untuk menimba ilmu. Pemandangan yang selama beberapa tahun terakhir menjadi milik DKI Jakarta. Di sisi lain, kisah sukses di atas justru menjadi penanda dimulainya sebuah kerja keras bagi seluruh insan olahraga Jatim. Pasalnya, sudah pasti perjuangan di PON Riau 2012 mendatang bakal jauh lebih berat dan sulit. Bukankah mempertahankan jauh lebih berat dari merebut juara?
KONI Jatim, selaku payung semua cabang olahraga (cabor) di Provinsi ini, sudah menyiapkan sederet perangkat untuk kembali meneruskan dominasi. Salah satunya dengan menggeber Program Pemusatan Latihan Daerah (Puslatda) jangka panjang. Program ini, direncanakan sudah berjalan mulai Januari ini. Langkah ini dimaksud sebagai peletakan fondasi prestasi. Persis seperti yang dicanangkan saat persiapan PON Kaltim lalu. Saat itu, beberapa tahun sebelumnya, Jatim sudah meluncurkan program Puslatda berlabel 'Jatim 100'. Hasilnya pun bisa dipetik pada saat pelaksanaan PON Kaltim.
Hanya saja, untuk Puslatda kali ini, KONI Jatim sedikit banyak coba lakukan modifikasi. Ini tak lepas dari fakta bahwa program seperti ini sudah bukan rahasia lagi. Banyak daerah yang lakukan hal sama seperti Jatim. Selain itu, penyesuaian juga dilakukan untuk menyeleraskan dengan regulasi baru yang akan diterapkan di PON Riau mendatang. Salah satunya menyangkut batasan umur atlet yang tampil. "Pastilah beda. Kalau sama, berarti kan nggak ada kemajuan. Kita sudah siapkan beberapa format untuk Puslatda jangka panjang. Salah satunya dengan mendatangkan konsultan asing," terang Irmantara Subagio, Kabid Binpres KONI Jatim.
Tak hanya peletakan fondasi, 2009 ini juga bisa berarti pekerjaan ektra bagi KONI Jatim. Pasalnya, banyak cabor yang akan menagih janji terkait dengan penyediaan fasilitas. Terutama cabor yang telah berjasa besar menjadi lumbung emas Jatim di PON Kaltim lalu. Seperti Selam, Loncat Indah dan Bola Voli. Ketiga cabor ini, terang-terangan sudah menyiapkan rencana pembangunan fasilitas di tahun 2009 ini. Selam, lewat ketuanya, Erlangga Satriagung, sudah memasukkan program pembangunan kolam di tahun ini. Diharapkan tiga tahun ke depan, impian ini bisa terwujud. Begitu juga dengan loncat indah yang selama ini, masih nebeng latihan di Kolam milik Graha Residence. Bola Voli? Setali tiga uang. Sampai saat ini, PBVSI Jatim belum miliki gedung indoor yang bisa dipakai untuk kejuaraan berlevel nasional.
Tuntutan ini, sudah pasti bakal memberi tekanan hebat pada anggaran keuangan KONI Jatim. Maklum, selain harus membiayai Puslatda, anggara juga tersedot untuk memenuhi tuntutan di atas. Padahal, situasi 2009 nanti, jelas berbeda. Imam Utomo, ketua umum KONI Jatim saat ini, sudah tidak lagi menjabat Gubernur Jatim. Ini, tentu akan berdampak pada keleluasaan dan besaran anggaran yang akan diterima. Selain itu, Gubernur Jatim yang baru nanti, tak boleh rangkap jabatan dengan menjadi ketua umum KONI. Pasti, ini akan menimbulkan kerepotan tersendiri. ***


sisa postingan sampai selesai Read More...

Minggu, 28 Desember 2008

Persebaya Pilih Arcan Iurie

Persebaya temukan pelatih yang sepadan sepeninggal Freddy Muli. Tim berjuluk Green Force ini akhirnya memilih Arcan Iurie sebagai pelatih. Pria asal Moldova ini bakal mendampingi arek-arek selama putaran dua mendatang. Kabar gembira ini disampaikan manajer Indah Kurnia yang bertemu langsung dengan Arcan di Jakarta, Minggu (28/12) siang kemarin.

Dalam pertemuan yang digelar di Coffee Bean Pondok Indah Mal tersebut, kedua belah pihak sepakat untuk mengikat kerja sama. "Per lisan kita sudah sepakat. Dia sudah setuju dengan tantangan yang kita berikan. Kita juga sepakat memenuhi hak-hak yang diminta," terang Indah Kurnia, kemarin.
Secara resmi, ikatan kerja sama tersebut akan dituangkan dalam kontrak tertulis pada Rabu (31/12) mendatang di Surabaya. "Ya, Rabu nanti dia akan ke Surabaya untuk tanda tangan kontrak. Selanjutnya, dia akan langsung melatih tim," tambahnya.
Disinggung nilai kontrak, Indah Kurnia tak menjelaskan secara detil. Yang pasti, ikatan kontrak yang dilakukan didasari saling menguntungkan. "Nggak etis saya sebutkan. Yang pasti, dia cukup paham dengan kondisi keuangan kita. Lebih penting lagi, Arcan justru tertarik dengan tantangan yang kita berikan," kilahnya.
Persebaya cukup beruntung bisa mendapatkan Arcan Iurie. Dari sisi pengalaman dan kemampuan, pelatih yang saat ini tinggal di Bandung, dikenal pernah menangani beberapa tim besar. Seperti Persija Jakarta dan Persib Bandung. Pada putaran pertama lalu, Arcan Iurie menjadi arsitek Persik Kediri. Di paro musim, Arcan pilih keluar setelah kubu Persik lakukan kebijakan rasionalisasi.
Terpilihnya Arcan ini sekaligus mengakhiri bursa pelatih Persebaya yang sempat marak. Sebelum ini, nama Hartono, Yudi Suryata dan Pikal Wolfgang (pelatih akademi real madrid Indonesia) sempat disebut. "Insya Allah pilihan ini cocok. Kami mohon dukungan dan doa restu masyarakat Surabaya agar Persebaya tetap berjaya di putaran dua nanti," tambah Indah Kurnia.
Mulusnya proses perekrutan Arcan Iurie ini tak lepas dari peran Saleh Hanifah. Asisten manajer Persebaya ini kabarnya sudah menjalin kontak intensif dengan Arcan Iurie sejak sepekan lalu. Hanya saja, saat itu bos Olimpic Sports ini belum melangkah terlalu jauh karena masih menunggu sinyal dari pengurus sekaligus kesiapan Kasiyanto dan Murysid Efendi. Nah, setelah semuanya oke maka kesepakatan pun dilakukan dengan menggelar pertemuan langsung. Kebetulan, sejak tiga hari terakhir Indah Kurnia berada di Jakarta. "Ya, ada teman yang jadi penghubung. Yang pasti, ini kerja bersama. Bukan hanya saya," tukasnya, merendah. (ram)
Read More...

Tertarik Tantangan dan Nama Besar, Setuju Digaji Bulanan

*)Arcan Iurie, Pelatih Anyar Persebaya

Ram Surahman,
rambenjeng@gmail.com

Pandangan bahwa Persebaya bakal limbung setelah gonjang-ganjing, sepertinya patut direvisi. Asa tinggi justru menyeruak seiring dengan keberhasilan Persebaya menggaet Arcan Iurie sebagai pelatih.
=================

Kabar keberhasilan menggaet pelatih yang putaran pertama lalu menangani Persik ini, jelas menjadi kemajuan besar bagi Persebaya. Maklum, usai melepas pelatih Freddy Muli plus enam pemain, kondisi internal Persebaya jadi sorotan. Terutama menyangkut kaburnya posisi, siapa pemegang komando saat itu. Kondisi makin hiruk pikuk setelah sekelompok suporter meningkahi dengan aksi unjuk rasa. Klop sudah. Persebaya seperti sudah berada di tubir jurang kejatuhan.
Perkembangan ternyata terjadi begitu cepat. Seperti karakter Persebaya selama ini, makin kepepet makin moncer ternyata terbukti. Dalam posisi seperti itu, justru kabar keberhasilan menggaet Arcan Iurie malah berhembus. "Terus terang, perkembangan yang terjadi begitu cepat. Saya sendiri nggak nyangka bisa dapatkan Arcan secepat ini," tukas Saleh Hanifah, asisten manajer Persebaya.
Saleh Hanifah memang menjadi figur penting dibalik kedatangan Arcan ke Persebaya. Menurut Saleh, kontak dengan Arcan sudah dijalin sejak sepekan lalu. Lewat seorang teman, Arcan menyampaikan pesan ingin menjadi pelatih Persebaya sepeninggal Freddy Muli. Saat itu, respon yang diberikan Saleh masih datar saja. Selain kondisi tubuhnya yang agak drop, pengurus juga belum memberi sinyal untuk menjajaki pelatih baru. "Sesuai kesepakatan, kita kan memang masih menunggu kesediaan Mursyid dan Kasiyanto dulu. Makanya, kita belum terpikir untuk ambil pelatih baru. Lagipula, kondisi keuangan kita masih belum memungkinkan," tukasnya.
Pertemuan antar pengurus yang digelar, Sabtu (27/12) kemarin, mengubah segalanya. Saat itu, ketua umum Saleh Ismail Mukadar memberi lampu hijau untuk memakai pelatih baru. Keputusan ini diambil seiring dengan tidak bersedianya Mursyid maupun Kasiyanto untuk menjadi pelatih kepala. Dan, di forum tersebut, nama Arcan Iurie muncul bersama dengan sederet nama lainnya. "Waktu itu, saya diminta untuk menindaklanjuti pendekatan dengan Arcan," tukasnya.
Tak butuh waktu lama bagi Saleh untuk menjalin kesepahaman dengan Arcan. Lewat pembicaraan telepon yang intensif, Arcan sepakat dengan apa yang ditawarkan. Menariknya, terang Saleh, urusan duit ternyata menjadi tema terakhir dalam pembicaraan tersebut. Yang pertama ditanyakan Arcan adalah alasan kenapa Freddy keluar dari Persebaya. Begitu juga dengan enam pemain yang dilepas. Berapa orang yang menjadi tim inti dari jumlah tersebut. Baru, setelah itu bicara uang. "Ini salah satu alasan yang membuat pembicaraan bisa berlangsung mulus. Arcan cukup paham dengan kondisi keuangan kita. Tantangan dan nama besar Persebaya menjadi salah satu daya tarik walau nilai yang kita tawarkan cukup kecil untuk ukuran pelatih sekaliber dia," jelas Saleh.
Informasi yang didapat Radar Surabaya, Arcan nanti akan dibayar tak lebih besar dari yang ditawarkan Persebaya pada Freddy Muli. Yakni gaji bulanan sekitar Rp 25 - Rp 30 juta. Gaji ini akan diberikan sampai berakhirnya kompetisi nanti. Jadi, tidak lagi sistem kontrak. "Kalau nilainya saya nggak mau ngomong. Tapi, model pembayarannya memang seperti itu. Dia sangat mengerti dengan kondisi yang ada. Itu yang membuat kami salut," tambahnya.
Menyangkut target, Arcan belum bisa bicara banyak. Yang pasti, sebelum ini, ketua umum Persebaya Saleh Ismail Mukadar memastikan Persebaya tetap membidik target tinggi yakni menjadi juara sekaligus lolos ke superliga. Insya Allah. **** Read More...

Selasa, 23 Desember 2008

Diri Sendiri, Musuh Terbesar Persebaya

Harus dipahami, menyembuhkan luka hati, jelas tak semudah mengobati luka fisik. Butuh perhatian dan kerja ekstra untuk merawat dan memastikan semua baik-baik saja. Masa penyembuhan pun tak tertentu. Bisa super cepat atau malah tak tuntas sampai akhir musim nanti.

Ram Surahman,
rambenjeng@gmail.com

============
Tambah sukses atau terpurukkah Persebaya setelah gonjang-ganjing saat ini? Tak bisa disangkal, pertanyaan tersebut yang kini banyak bergelanyut di benak para pecinta Persebaya. Dari kaca mata pengurus, optimisme terlihat menyembul atas kebijakan yang diambil. Pencoretan enam pemain, dinilai miliki dua keuntungan ganda. Mampu sedikit mengurangi beban keuangan klub, sekaligus tanpa mengusik kekuatan Green Force di lapangan. Bukankah mereka yang dilepas sebagian besar pemain pelapis? Begitu dalih mereka.
Diseberang, suara pesimis muncul. Ada keraguan, Persebaya bakal tetap stabil. Apalagi, sang arsitek tim, Freddy Muli ikutan pergi. Terlepas dari pro kontra yang mengiringi, coach asal Palopo Sulsel ini berjasa besar menempatkan Persebaya sebagai juara paro musim wilayah timur. Selain itu, perlu juga dicatat, memang hanya Bejo Sugiantoro dan Putu Gede -dua pemain pilar- yang masuk dalam gerbong pelepasan enam pemain. Hanya saja, pengaruh keduanya cukup besar bagi keseimbangan tim di lapangan. Ingat, Bejo adalah kapten tim. So, kestabilan yang ditunjukkan di putaran pertama, diragukan berlanjut. Begitu mereka yang skeptis lihat langkah yang diambil pengurus.
Tantangan Persebaya di putaran dua mendatang memang cukup berat. Selain para kompetitor di wilayah timur, sebelum itu, Green Force dituntut mampu mengalahkan diri sendiri. Bagaimana menghimpun kembali kekuatan yang berserak setelah goncangan kemarin. Saya kira, inilah musuh terbesar yang dihadapi Persebaya ke depan. Bohong besar bila guncangan kali ini, tak akan memberi efek apapun. Sekecil apapun, luka pasti ada. Nah, ini yang harus disembuhkan lebih dulu.
Harus dipahami, menyembuhkan luka hati, jelas tak semudah mengobati luka fisik. Butuh perhatian dan kerja ekstra untuk merawat dan memastikan semua baik-baik saja. Masa penyembuhan pun tak tertentu. Bisa super cepat atau malah tak tuntas sampai akhir musim nanti. Tergantung, sejauh mana efektifitas langkah yang diambil manajemen maupun pengurus.
Untuk itu, dibutuhkan rencana aksi yang runut dan gamblang guna mengurai ganjalan psikologis tersebut. Peran pelatih sangat besar dalam menentukan cepat tidaknya masa penyembuhan nanti. Pasalnya, sosok inilah yang berinteraksi langsung dengan pemain setiap saat. Kekuatan untuk memotivator dan meyakinkan akan masih adanya tumpukan asa dan ambisi bakal mempercepat proses penyatuan kembali. Karenanya, pelatih baru Persebaya nanti benar-benar harus seorang superman. Tidak saja miliki kemampuan teknis yang mumpuni tapi juga seorang motivator sekelas Andre Wongso atau Mario Teguh. Dan, dibelakangnya, manajemen dan pengurus memberi dukungan penuh. *** Read More...